fbpx



Vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) direkomendasikan untuk diberikan sedini mungkin pada anak-anak usia 10 – 12 tahun untuk perlindungan yang terbaik.

Kapan anak saya perlu mendapatkan vaksinasi HPV?

Anak perempuan dan laki-laki berusia 10- 12 Tahun

  • 2 (dua) dosis vaksin HPV diberikan dengan jarak antar dosis 6 – 12 bulan.
  • Apabila vaksin ke-2 diberikan kurang dari 5 bulan, dosis ke-3 dibutuhkan.

Apabila dimulai setelah ulang tahun ke-15

  • 3 (tiga) dosis vaksin HPV dibutuhkan dan harus diberikan dalam tenggat waktu 6 (enam) bulan, dengan jadwal di bulan ke-0, -2, dan -6.

Kenapa anak saya membutuhkan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus)?

  • Melindungi anak Anda dari infeksi virus HPV tipe ganas yang berpotensi menyebabkan 6 (enam) tipe kanker;
    • kanker serviks (~100%),
    • kanker vulva (~40%),
    • kanker vagina (~60-90%),
    • kanker orofaring (mulut dan tenggorok; 12-70%)
    • kanker anal (~80%+)
    • kanker penis (~45%)
  • Melindungi anak Anda dari infeksi virus HPV tipe jinak yang berpotensi menyebabkan penyakit Kutil Kelamin.
Sekitar 40 jenis dari HPV genus α menginfeksi kelamin perempuan dan laki-laki. Virus HPV dapat diklasifikasikan sebagai tipe risiko rendah dan risiko tinggi, berdasarkan potensi onkogeniknya. Jenis HPV risiko rendah, termasuk HPV tipe 6 dan 11, yang lebih terkait dengan kutil kelamin jinak atau kondiloma, sedangkan setidaknya 12 jenis HPV risiko tinggi (HRHPV), HPV tipe 16, ‐18, ‐31, ‐33, ‐35 , ‐39, ‐45, ‐51, ‐52, ‐56, ‐58 dan ‐59, yang berhubungan dengan kanker ano-genital.

Mengapa vaksin HPV lebih baik diberikan sedini mungkin pada anak-anak?

  • Kelompok usia 9 – 14 tahun merupakan kelompok usia dengan efektivitas perlindungan paling optimal setelah vaksinasi.
  • Vaksin HPV lebih efektif ketika diberikan jauh sebelum terjadinya paparan dan/atau aktivitas (seksual) yang meningkatkan risiko paparan.
  • Dari perspektif ekonomi, pemberian vaksin pada kelompok usia ini hanya membutuhkan 2 (dua) dosis untuk pembentukan daya perlindungan yang sama atau lebih baik dengan 3 (tiga) dosis pada usia ≥ 15 tahun.
Vaksinasi HPV pada Anak

Penelitian membuktikan bahwa kadar antibodi anti-HPV yang dihasilkan pada bulan ke-7 pada kelompok usia 9-13 tahun yang menerima 2 dosis vaksin HPV menghasilkan perlindungan yang sama atau bahkan lebih baik dibanding pemberian 3 dosis pada kelompok usia 9-13 tahun dan 16-26 tahun.

Biar jangan sakit,
vaksinasi dulu!

Vaksinasi HPV merupakan cara paling
efektif untuk mencegah kanker terkait HPV.

Ketahui efek sampingnya

Vaksin HPV (Human Papillomavirus) sangat aman dan efektif mencegah infeksi virus HPV. Vaksin, seperti obat apa pun, dapat memiliki efek samping. Ketika terjadi, efek samping vaksinasi HPV umumnya ringan dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Efek samping yang paling umum terjadi biasanya ringan dan akan hilang sendiri dalam 1 atau 2 hari, termasuk:

  • Nyeri, kemerahan, bengkak pada lokasi penyuntikan (lengan)
  • Sakit kepala
  • Rasa lelah
  • Demam ringan
  • Nyeri sendi

Beberapa pra-remaja dan remaja mungkin mengalami pingsan setelah mendapatkan vaksinasi apapun yang umumnya dikaitkan dengan fenomena fobia jarum.

Untuk mencegah cedera karena pingsan, anak remaja harus berada dalam posisi duduk atau berbaring selama vaksinasi dan tetap dalam posisi itu selama 15 menit setelah vaksin diberikan.


Pastikan Anda tidak rentan terpapar dan menyebarkan penyakit menular berbahaya.

Ayo vaksinasi sekarang!

Powered by BetterDocs

Butuh Bantuan?
#
Agent (Online)
×

Mau sehat, tidak mau tunggu sakit dulu. Biar jangan tersesat, Dwica siap buat bantu kamu.