flubio vaksin influenza trivalent

Flubio - Vaksin Influenza Trivalent

Kategori           : Vaksin
Subkategori     : Vaksin Influenza
Produsen         : PT Biofarma Indonesia
SKU                  : 30003

Ringkasan

Tidak ada data mengenai penggunaan Flubio pada ibu hamil / menyusui

Dus isi 2 vial @ 0.5 mL suspensi untuk injeksi.

Usia ≥ 12 tahun

  • 0.5 mL; 1 kali per tahun.

Keterangan Produk

  • Vaksin ini direkomendasikan untuk pencegahan terhadap penyakit berat dan komplikasi yang ditimbulkan oleh virus influenza, terutama pada orang yang beresiko tinggi.

Setiap dosis 0.5 mL FLUBIO mengandung:

  • Influenza tipe A:

    H1N1 (pdm09) 15 µg HA

  • Influenza tipe A:

    H3N2 (seasonal influenza) 15 µg HA

  • Influenza tipe B:
    Garis keturunan Victoria / Yamagata 15 µg HA
  • Thimerosal 4 µg HA

Aturan Umum:

  • Direkomendasikan untuk diberikan 0.5 mL per dosis, dengan ulangan satu kali per tahun.
  • Vaksin FLUBIO hanya diberikan kepada orang sehat yang berusia 12 tahun ke atas.
  • Hanya diberikan secara injeksi melalui rute pemberian intramuskular saja pada lengan bagian atas.
  • Jangan melakukan injeksi dengan rute pemberian intravena, subkutan, atau intradermal.
  • Sebelum digunakan, kocok vial hingga terbentuk suspensi homogen berwarna putih keruh.
  • FLUBIO tidak boleh digunakan dengan cara rekonstitusi dalam satu spuit dengan vaksin lain.
  • Tidak untuk dijual bebas (over-the-counter) atau digunakan tanpa diresepkan dan pengawasan oleh dokter yang kompeten di bidang vaksinologi.

Sumber: Badan POM

Vaksin ini tidak boleh digunakan pada keadaan berikut:

  • Alergi telur, protein ayam, atau konstituen vaksin
  • Pada kasus demam tinggi, kejang-kejang, atau infeksi akut (vaksinasi harus ditunda)

Sebagaimana produk obat dan zat aktif lain yang diberikan secara injeksi, vaksin ini dapat memberikan dampak pada sebagian orang yang dapat mengganggu yaitu:

Keluhan ringan, yang umumnya akan hilang setelah 1-2 hari tanpa pengobatan, yaitu:

  • Reaksi lokal: nyeri dan kemerahan pada lokasi suntikan
  • Reaksi sistemik: demam, nyeri otot, keleahan

Keluhan berat dan jarang terjadi, seperti:

  • Reaksi anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang mengakibatkan shock.
  • Meskipun sangat jarang, risiko terjadinya sindroma Guilain-Barre dapat sedikit meningkat pada penerima imunisasi influenza dibandingkan dengan orang yang tidak diimunisasi, meskipun mekanismenya belum diketahui.
  • Vaksin tidak boleh disimpan beku, simpan pada suhu 2°C hingga 8°C.
  • Pemberian FLUBIO harus ditunda pada pasien yang menderita demam tinggi dan akut.
  • Vaksin harus dikocok sebelum digunakan untuk mendapatkan suspensi homogen.
  • Diberikan dengan menggunakan alat suntik yang steril.
  • Vaksin tidak boleh diberikan secara intravena dan pastikan jarum suntik tidak menusuk pembuluh darah.
  • Vaksin jangan digunakan jika terjadi perubahan warna.
  • Seperti pada pemberian semua vaksin injeksi, peralatan medis yang tepat harus selalu tersedia dalam kasus reaksi anafilaksis (meskipun jarang terjadi setelah pemberian vaksin).

Konsultasikan lebih lanjut mengenai kebutuhan vaksinasi Anda kepada dokter vaksinolog Anda.