Obral!

Rapid Test COVID 19 IgG IgM – Cellex qSARS-CoV-2

Rp275.000,00

FDA Approved Rapid Test COVID 19 IgG IgM. Termasuk Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Rapid Test COVID 19.

Unduh Daftar Merek Rapid Test Rekomendasi PDS PATKLIN

Deskripsi

FDA Approved Rapid Test COVID 19.

Cellex qSARS-CoV-2 IgG / IgM Rapid Test adalah pemeriksaan dengan metode Lateral Flow Immunoassay yang dimaksudkan untuk deteksi kualitatif dan diferensiasi antibodi SARS-CoV-2 IgM dan IgG dalam serum, plasma atau spesimen Whole Blood dari pasien yang diduga terinfeksi COVID-19.

PRINSIP UJI RAPID TEST COVID 19 CELLEX

Cellex q SARS-CoV-2 IgG / IgM Rapid Test adalah immunoassay kromatografi Lateral Flow yang dapat mendeteksi antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 dengan sensitif dan spesifik.

Kaset uji terdiri dari: 1) pad konjugat berwarna merah anggur (burgundy) yang mengandung antigen rekombinan SARS-CoV-2 (protein S dan N) terkonjugasi dengan emas koloid (konjugat SARS-CoV-2) dan konjugat kelinci IgG-emas; 2) strip membran nitroselulosa yang mengandung garis IgG (G Line) dilapisi dengan IgG anti-manusia, garis IgM (M Line) dilapisi dengan IgM anti-manusia, dan garis kontrol (C Line) dilapisi dengan IgG kambing anti-kelinci .

TUJUAN PENGGUNAAN RAPID TEST COVID 19 CELLEX:

Cellex q SARS-CoV-2 IgG / IgM Rapid Test adalah Lateral Flow Immunoassay yang dimaksudkan untuk deteksi kualitatif dan diferensiasi antibodi IgM dan IgG SARS-CoV-2 dalam serum, plasma, atau spesimen Whole Blood dari pasien yang diduga terinfeksi COVID-19, atau sebagai metode skrining orang sehat dengan faktor risiko (skrining OTG; skrining Orang Tanpa Gejala).

SARS-CoV-2 IgG / IgM Rapid Test adalah bantuan dalam diagnosis pasien yang diduga infeksi SARS-CoV-2 bersamaan dengan presentasi klinis dan hasil tes laboratorium lainnya.

Hasil dari Rapid Test COVID 19 (SARS-CoV-2) IgG / IgM tidak boleh digunakan sebagai dasar tunggal untuk diagnosis.

Pengujian terbatas dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemeriksaan.

Pada saat ini, tidak diketahui berapa lama antibodi IgM atau IgG dapat bertahan setelah infeksi.