Bio Td - Vaksin Tetanus dan Difteri
Kategori : Vaksin
Subkategori : Vaksin Td/TdaP
Produsen : PT Biofarma Indonesia
SKU : 30015
Ringkasan
Harus diberikan, kecuali pada kondisi kontraindikasi. Vaksin TdaP lebih dianjurkan.
- 1 ampul berisi 0.5 mL suspensi untuk injeksi.
- 1 vial multi-dose berisi 10 dosis (5 mL).
Anak
- Usia 10-12 tahun:
Booster Td 1x - Usia 18 tahun: Booster Td 1x
Dewasa
- 1 Dosis TdaP
- 1 Dosis Td setiap 10 tahun
- tambahan 1 Dosis TdaP setiap kehamilan (wanita) – boleh kapan saja; optimal pada usia gestasi 27 – 36 minggu
Keterangan Produk
Indikasi
Komposisi
Aturan Pakai
Kontraindikasi
Efek Samping
Perhatian
Indikasi
Imunisasi ulangan terhadap tetanus dan difteri pada individu mulai usia 7 tahun.
Komposisi
Setiap dosis 0.5 mL Bio Td mengandung:
- Toksoid tetanus murni 7.5 Lf
- Toksoid difteri murni 2 Lf
- Aluminium fosfat 1.5 mg
- Thimerosal 0.05 mg
Aturan Pakai
Aturan Umum:
- Dosis rekomendasi setiap penyuntikan adalah 0.5 mL.
- Diberikan secara injeksi intramuskular pada regio deltoid lengan atas.
- Jangan melakukan injeksi dengan rute pemberian intravena, subkutan atau intradermal.
- Sebelum digunakan, kocok ampul / vial hingga terbentuk suspensi homogen.
- Bio Td tidak boleh digunakan dengan cara rekonstitusi dalam satu spuit dengan vaksin lain.
- Tidak untuk dijual bebas (over-the-counter) atau digunakan tanpa diresepkan dan pengawasan oleh dokter yang kompeten di bidang vaksinologi.
Rekomendasi Pemberian Vaksin TdaP pada Kehamilan & Laktasi:
- Pemberian vaksinasi Tetanus dan Difteri pada ibu hamil lebih direkomendasikan menggunakan vaksin TdaP.
- Pemberian vaksin Bio Td pada ibu menyusui (post-partum) diperbolehkan.
Sumber: CDC
Kontraindikasi
- Dosis kedua dan selanjutnya jangan diberikan pada individu yang menderita reaksi berat (anafilaksis) terhadap dosis sebelumnya.
- Individu yang terinfeksi HIV baik simtomatik maupun asimtomatik harus divaksinasi dengan Bio Td menurut jadwal yang telah ditetapkan.
Efek Samping
Sebagaimana produk obat dan zat aktif lain yang diberikan secara injeksi, vaksin ini dapat memberikan dampak pada sebagian orang yang dapat mengganggu yaitu:
Pada uji klinis dilaporkan terdapat kasus nyeri pada lokasi penyuntikan (20-30%) serta demam (4,7%)
Perhatian
- Vaksin harus dikocok sebelum digunakan untuk menghomogenkan suspensi.
- Pemberian Bio Td untuk mengganti vaksin-vaksin yang mengandung difteri dan tetanus, harus sesuai dengan rekomendasi resmi, mengingat rendahnya dosis difteri toksoid dalam vaksin ini.
- Penggunaan Bio Td untuk imunisasi primer serta ibu hamil belum dievaluasi.
- Dapat diberikan bersamaan dengan vaksin hidup (mis: MMR, Yellow Fever, dsb), atau vaksin tidak hidup lainnya (mis: polio, hepatitis B, influenza), dan suplementasi vitamin A.
Konsultasikan lebih lanjut mengenai kebutuhan vaksinasi Anda kepada dokter vaksinolog Anda.