Deskripsi
- Ringkasan
- Anjuran
- Kandungan
- Efikasi
- Indikasi
- Keamanan
Prevnar 20 – Vaksin Pneumokokus 20 Strain (PCV20)
Prevnar 20 merupakan Vaksin pneumokokus konjugat yang melindungi dari 20 serotipe bakteri Streptococcus pneumoniae, yang dapat menyebabkan pneumonia (infeksi paru), meningitis (infeksi selaput otak), dan bakteremia (infeksi darah). Cakupan serotipe yang lebih luas memberi perlindungan yang lebih komprehensif dibanding generasi sebelumnya.
Siapa yang disarankan:
Dewasa ≥50 tahun (pencegahan pneumonia & komplikasinya).
Dewasa 19–49 tahun berisiko tinggi, misalnya: asplenia (fungsional/anatomis), implan koklea, kebocoran cairan serebrospinal (CSF leak), atau imunokompromais (CKD, kelainan imun, terapi imunosupresif, kanker, HIV, pasca-transplantasi).
Anak/bayi mengikuti jadwal imunisasi khusus (lihat Tab 2).
Manfaat utama:
Menurunkan risiko pneumonia berat, rawat inap, dan kematian terkait pneumokokus.
Melindungi spektrum serotipe yang menjadi penyebab mayoritas kasus invasif pada dewasa & lansia.
Satu dosis tunggal untuk dewasa → praktis, efisien, dan berpotensi menutup kebutuhan booster tambahan.
Regimen singkat (dewasa):
0,5 mL IM (otot deltoid) sekali (single dose).
Jika sebelumnya memakai PCV13/PCV15, lihat Tab 2 untuk penyelesaian seri dengan PPSV (interval & kriteria).
Jika memakai PCV20, tidak perlu PPSV23 tambahan (seri dianggap selesai).
Keamanan & perhatian ringkas:
Umum: nyeri/kemerahan di lokasi suntik, lelah, demam ringan—biasanya sementara.
Kehamilan/menyusui: data terbatas; vaksinasi berdasarkan penilaian manfaat-risiko klinis.
Tunda bila demam ≥38 °C/penyakit akut; kontraindikasi bila ada alergi berat terhadap komponen vaksin.
Komposisi Vaksin Prevnar 20
Satu dosis (0,5 mL) mengandung:
- Polisakarida pneumokokus dari 20 serotipe Streptococcus pneumoniae1,2:
- Serotypes 1, 3, 4, 5, 6A, 7F, 8, 9V, 10A, 11A, 12F, 14, 15B, 18C, 19A, 19F, 22F, 23F, 33F: masing-masing 2.2 µg
- Serotype 6B: 4.4 µg
1 Terkonjugasi pada protein pembawa CRM197 (± 51 µg per dosis)
2 Teradsorpsi pada aluminium fosfat (0.125 mg aluminium per dosis)
Pemberian Prevnar20 dengan Vaksin Lain
Prevnar 20 (PCV20) dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain seperti influenza inaktif, Tdap, atau vaksin pneumonia virus karena RSV, dengan penyuntikan di lokasi yang berbeda (mis. otot deltoid lengan kiri dan kanan). Strategi koadministrasi ini membantu melengkapi perlindungan respiratori tanpa harus bolak-balik janji vaksinasi.
Jika jadwal padat, koadministrasi aman untuk sebagian besar orang dewasa. Tetap perhatikan reaksi lokal (nyeri/kemerahan) yang bisa lebih terasa saat beberapa vaksin diberikan pada hari yang sama—biasanya bersifat ringan dan sementara.
Pencegahan Pneumonia Pneumokokus Pada Dewasa Muda dan Dewasa Di Bawah 50 tahun
Pada dewasa <50 tahun yang sehat tanpa faktor risiko, vaksin pneumokokus rutinnya tidak selalu direkomendasikan. Namun, gaya hidup dan paparan kerja (perokok aktif, komorbid respiratori) dapat meningkatkan risiko; konsultasi dokter membantu menilai kebutuhan individual.
Untuk dewasa muda berisiko (mis. asplenia, implan koklea, CSF leak, imunokompromais), PCV20 dosis tunggal memberi cakupan serotipe luas dan sudah menyelesaikan seri tanpa perlu PPSV23 tambahan. Pendekatan ini praktis, meningkatkan kepatuhan, dan memperkecil celah perlindungan.
Vaksin saat hamil / menyusui:
Data penggunaan PCV20 pada kehamilan masih terbatas. Vaksinasi dipertimbangkan bila manfaat klinis bagi ibu (mis. risiko tinggi penyakit invasif) dinilai lebih besar daripada potensi risikonya; bila tidak mendesak, umumnya ditunda sampai selesai hamil.
Untuk menyusui, informasi juga terbatas dan tidak diketahui apakah komponen vaksin diekskresikan ke ASI. Secara umum, vaksin non-live seperti PCV20 dinilai dapat dipertimbangkan; diskusikan dengan dokter untuk menilai kondisi ibu, paparan risiko, dan waktu pemberian terbaik.
Kemasan :

Merek: Prevnar 20
Diproduksi oleh: Pfizer
Distribusi oleh: PT Pfizer Indonesia
Anjuran Pemberian & Rekomendasi Dosis
Siapa yang Dianjurkan
Bayi & Balita: mengikuti imunisasi dasar pneumokokus.
Anak & Remaja (7 bln–18 th) yang belum lengkap: lakukan catch-up sesuai usia.
Dewasa ≥50 th: dianjurkan 1 dosis PCV20 (Prevnar 20).
Dewasa 19–49 th berisiko: dianjurkan 1 dosis PCV20 bila memiliki asplenia (fungsional/anatomis), implan koklea, kebocoran CSF, atau imunokompromais (CKD, HIV, kanker, terapi imunosupresif, pasca transplantasi, dll).
Dewasa sehat 19–49 th tanpa faktor risiko: umumnya tidak rutin.
Jadwal & Dosis (ringkas, IM deltoid 0,5 mL)
- Bayi
- Seri Dasar: 2, 4, 6, dan 12–15 bln (4 dosis).
- Catch-up 7–11 bln: 3 dosis → 2 dosis berjarak ≥4 minggu, lalu 1 dosis setelah usia ≥12 bln (jarak ≥8 minggu dari dosis ke-2).
- Catch-up 12–23 bln: 2 dosis berjarak ≥8 minggu.
- Catch-up 2–5 th: 1 dosis tunggal.
- Anak 5–18 th (belum pernah PCV): 1 dosis tunggal.
- Dewasa ≥50 th: PCV20 1 dosis tunggal.
- Dewasa 19–49 th berisiko (lihat di atas): PCV20 1 dosis tunggal.
Jika dosis terlambat/terlewat: lanjutkan, tidak perlu mengulang dari awal.
Menyelesaikan Seri Pneumokokus (PCV vs PPSV)
Jika memakai PCV20 (Prevnar 20): Selesai. Tidak perlu PPSV23 tambahan.
Jika sebelumnya PCV13/PCV15: tambahkan PPSV23 atau PPSV20 ≥1 tahun kemudian (dapat ≥8 minggu pada kondisi imunokompromais/implan koklea/CSF leak).
Pernah vaksin zQ (PPSV23) duluan? Beri PCV20 ≥1 tahun setelah PPSV23 untuk melengkapi cakupan.
Koadministrasi (Pada Hari yang Sama)
Boleh diberikan bersamaan (lokasi suntik berbeda) dengan influenza inaktif, Tdap, COVID-19 mRNA. Harapkan reaksi lokal sedikit lebih terasa; umumnya ringan & sementara.
Siapa yang Perlu Konsultasi Dulu
Riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin, demam ≥38°C/penyakit akut, hamil/menyusui (data terbatas), terapi antikoagulan/kelainan perdarahan (teknik IM perlu perhatian).
Zat Aktif
Nama produk: Prevnar 20 – Vaksin Pneumokokus Konjugat (PCV20)
Tipe: Vaksin non-live berbasis polisakarida pneumokokus yang dikonjugasi ke CRM197 dan diadsorpsi pada aluminium fosfat.
Komposisi per dosis (0,5 mL, setelah homogenisasi)
Polisakarida pneumokokus (per serotipe):
4 – 2,2 µg  6A – 2,2 µg  6B – 4,4 µg  7F – 2,2 µg
8 – 2,2 µg  9V – 2,2 µg  10A – 2,2 µg 11A – 2,2 µg
12F – 2,2 µg 14 – 2,2 µg  15B – 2,2 µg 18C – 2,2 µg
19A – 2,2 µg 19F – 2,2 µg 22F – 2,2 µg 23F – 2,2 µg
33F – 2,2 µg 1 – 2,2 µg  3 – 2,2 µg  5 – 2,2 µg
Carrier & adjuvan:
Dikongjugasi ke CRM197; ~51 µg/dosis
Diadsorpsi pada aluminium fosfat (0,125 mg Al/dosis)
Sediaan & penanganan
Suspensi injeksi IM (deltoid); jangan diberikan SC/IV.
Simpan 2–8 °C; jangan dibekukan. Kocok hingga homogen sebelum digunakan.
Periksa visual: suspensi opalesen/keputihan tanpa partikel asing. Buang sisa sesuai prosedur limbah medis.
Kata kunci tercakup: kandungan Prevnar 20, komposisi PCV20, serotipe pneumokokus, CRM197, aluminium fosfat 0,125 mg, dosis 0,5 mL IM, penyimpanan 2–8°C.
Efikasi & Perlindungan
Cakupan & Kekuatan Perlindungan Prevnar 20
Prevnar 20 (PCV20) menambah cakupan hingga 20 serotipe pneumokokus—mencakup mayoritas penyebab penyakit pneumokokus invasif (IPD) dan pneumonia pada dewasa/lansia—sehingga memperluas proteksi dibanding generasi sebelumnya. Rekomendasi klinis terbaru di AS menganjurkan 1 dosis PCV untuk semua dewasa ≥50 tahun yang belum pernah mendapat PCV, menegaskan nilai pencegahan pada kelompok usia ini. Pubmed, CDC
Bukti Imunogenisitas (dewasa)
Dalam uji fase 3 pada dewasa, PCV20 memicu respons antibodi opsonofagositik (OPA) yang tidak inferior terhadap PCV13 pada 13 serotipe yang sama, dan lebih tinggi vs PPSV23 pada sebagian besar serotipe tambahan (non-PCV13). Temuan ini mendasari efikasi biologis PCV20 untuk mencegah penyakit akibat serotipe yang dicakup. OUP academic, science direct, CDC
Efektivitas dunia nyata
Data RWE terbaru pada lansia menunjukkan penurunan kejadian IPD serta pneumonia semua sebab setelah vaksinasi PCV20, mengindikasikan dampak protektif populasi yang bermakna—hasil ini konsisten di subkelompok berisiko (imunokompromais & komorbid kronis). (Catatan: angka dapat bervariasi menurut studi dan populasi.) Medicom
Implikasi Praktik
Untuk dewasa ≥50 tahun atau 19–49 tahun berisiko, 1 dosis PCV20 umumnya menyelesaikan seri tanpa perlu PPSV23 tambahan, menyederhanakan jadwal dan berpotensi meningkatkan kepatuhan—selaras dengan panduan terkini. CDC
Indikasi & Posologi
Indikasi
Prevnar 20 (PCV20) diindikasikan untuk pencegahan penyakit akibat Streptococcus pneumoniae (pneumonia, penyakit pneumokokus invasif/IPD) pada:
Bayi & anak sesuai jadwal imunisasi dasar dan catch-up.
Dewasa ≥50 tahun (imunokompeten & berisiko).
Dewasa 19–49 tahun berisiko tinggi: asplenia fungsional/anatomis, implan koklea, kebocoran cairan serebrospinal (CSF leak), atau imunokompromais (CKD, kelainan imun, terapi imunosupresif, kanker, HIV, pasca-transplantasi).
Batasan penggunaan: bukan untuk pengobatan infeksi aktif; tidak menggantikan antibiotik pada kasus penyakit yang sedang berlangsung.
Posologi (Dosis & Jadwal)
Rute: 0,5 mL IM (otot deltoid); jangan SC/IV.
- Bayi
- Seri Dasar: 2, 4, 6, dan 12–15 bulan (total 4 dosis).
- Catch-up 7–11 bln: 3 dosis → 2 dosis berjarak ≥4 minggu, lalu 1 dosis setelah usia ≥12 bln (jarak ≥8 minggu dari dosis ke-2).
- Catch-up 12–23 bln: 2 dosis berjarak ≥8 minggu.
- Catch-up 2–5 th: 1 dosis tunggal.
- Anak 5–18 th (belum pernah PCV): 1 dosis tunggal.
- Dewasa ≥50 th: PCV20 1 dosis tunggal.
- Dewasa 19–49 th berisiko tinggi: PCV20 1 dosis tunggal.
- Dewasa sehat 19–49 th tanpa faktor risiko: umumnya tidak rutin.
Jika terlambat/terlewat: lanjutkan jadwal; tidak perlu mengulang dari awal.
Menyelesaikan Vaksinasi Pneumokokus
Memakai PCV20 (Prevnar 20): selesai; tidak perlu PPSV23.
Sebelumnya PCV13/PCV15: tambahkan PPSV23 atau PPSV20 ≥1 tahun kemudian
(boleh ≥8 minggu pada imunokompromais/implan koklea/CSF leak).Sudah dapat PPSV23 duluan: beri PCV20 ≥1 tahun setelah PPSV23 untuk melengkapi cakupan.
Catatan Praktis
Boleh koadministrasi dengan vaksin lain (influenza inaktif, Tdap, COVID-19 mRNA) di lokasi suntik berbeda.
Tunda pemberian bila demam ≥38 °C/penyakit akut sedang–berat.
Evaluasi khusus pada kehamilan/menyusui (lihat Tab 6).
Profil Keamanan Singkat
Prevnar 20 (PCV20) adalah vaksin konjugat non-live dengan profil keamanan yang baik pada bayi, anak, dan dewasa termasuk lansia. Efek samping umumnya ringan–sedang dan sementara (1–3 hari).
Efek Samping yang Umum (0–7 hari)
Lokal (di lokasi suntik, IM deltoid):
Nyeri (paling sering), kemerahan, bengkak/benjol ringan
Sistemik:
Lelah, nyeri otot/pegal, sakit kepala, demam ringan/meriang, kadang menggigil atau mual
Penanganan mandiri: kompres dingin, istirahat, hidrasi, analgesik/antipiretik OTC sesuai saran tenaga kesehatan.
Reaksi Sedang–Berat (Jarang)
Reaksi grade 3 (mengganggu aktivitas harian) dapat terjadi pada sebagian kecil penerima dan biasanya membaik dalam beberapa hari.
Reaksi alergi serius/anafilaksis sangat jarang. Gejala peringatan: sesak napas, bengkak wajah/bibir, gatal-gatal menyeluruh, pusing berat/pingsan → darurat medis.
Kontraindikasi & Penundaan
Kontraindikasi: riwayat hipersensitivitas berat (anafilaksis) terhadap komponen vaksin (termasuk protein pembawa CRM<sub>197</sub> atau aluminium fosfat).
Tunda pemberian bila demam ≥38 °C atau sedang sakit akut sedang–berat.
Populasi Khusus
Imunokompromais: PCV20 bukan vaksin hidup; umumnya dapat diberikan sesuai jadwal (lihat Tab 2/5).
Gangguan perdarahan/terapi antikoagulan: injeksi IM dapat diberikan dengan teknik hati-hati dan penekanan lebih lama pada lokasi suntik.
Kehamilan/menyusui: data terbatas—vaksinasi dipertimbangkan bila manfaat > risiko; jika tidak mendesak, dapat ditunda hingga selesai hamil.
Riwayat reaksi kuat pada vaksin sebelumnya: pertimbangkan observasi lebih lama pasca-suntik.
Interaksi/Koadministrasi
Dapat diberikan bersamaan (lokasi suntik berbeda) dengan influenza inaktif, Tdap, dan COVID-19 mRNA.
Bila beberapa vaksin diberikan pada hari yang sama, reaksi lokal bisa terasa lebih nyata; biasanya ringan & sementara.
Setelah Vaksin di Vaxcorp
Observasi 10–15 menit pasca suntik untuk memantau sinkop/reaksi awal.
Edukasi tertulis pasca-vaksin & hotline/WA untuk keluhan.
Dugaan KIPI signifikan akan dievaluasi dan dilaporkan sesuai prosedur.
*Harga vaksinasi per dosis per pax.
*Harga sudah termasuk biaya pelayanan;
Biaya pelayanan termasuk:
Konsultasi & Tindakan Dokter
Alat Habis Pakai
Rekam Medis E-Certificate Vaksinasi
Add-on Kunjungan Klinik (Walk-in): Rp. 0 / pertemuan per dosis
Add-on VIP Layanan vaksinasi di rumah: Rp. 500,000 / kunjungan (DKI Jakarta)
Lokasi:

