Deskripsi
- Ringkasan
- Anjuran
- Kandungan
- Efikasi
- Indikasi
- Keamanan
MenQuadfi (MenACWY-TT, Sanofi) – Vaksin Meningokokus konjugat (Serogrup A, C, W, Y) untuk anak, remaja & dewasa
MenQuadfi adalah vaksin kombinasi non-live yang memberi kekebalan terhadap Neisseria meningitidis serogrup A, C, W, dan Y. Meningokokus dapat menyebabkan meningitis bakterial dan sepsis (meningokoksemia) yang berkembang cepat dengan risiko kecacatan permanen atau kematian dalam hitungan jam.
Siapa yang disarankan:
Anak ≥2 tahun, remaja, & dewasa yang tinggal/bersekolah/asrama di area padat, atau akan bepergian ke/tinggal di daerah endemik.
Kelompok risiko medis: asplenia fungsional/anatomis, gangguan komplemen (termasuk terapi inhibitor komplemen), kebocoran cairan serebrospinal, pekerja lab yang terpapar N. meningitidis.
Pelancong: haji/umrah, Afrika “meningitis belt”, mahasiswa baru/asrama, militer, pekerja kemanusiaan di KLB.
Manfaat utama:
Perlindungan luas terhadap serogrup A, C, W, Y penyebab mayoritas meningitis/sepsis meningokokus.
Jadwal praktis 1 dosis 0,5 mL IM (deltoid), dapat koadministrasi dengan vaksin influenza, Tdap, pneumokokus, hepatitis, HPV di lokasi suntik berbeda.
Efek proteksi cepat pasca vaksinasi; opsi booster untuk risiko berlanjut menjaga antibodi protektif.
Regimen & waktu terbaik:
- Imunisasi Rutin/Risiko
- Satu dosis 0,5 mL IM untuk anak ≥2 tahun, remaja, dan dewasa.
- Booster: setiap 5 tahun bila risiko paparan berlanjut (pelancong ke endemik, asplenia, terapi inhibitor komplemen, pekerja lab).
- Pra-perjalanan (Haji/Umrah/Endemik)
- Berikan ≥14 hari sebelum keberangkatan untuk respons optimal; beberapa negara mensyaratkan bukti vaksin MenACWY yang masih berlaku.
- Catch-up
- Bila belum pernah atau status tidak jelas, berikan segera lalu ikuti kebutuhan booster sesuai risiko.
Waktu ideal: secepatnya saat indikasi ada (penerimaan asrama, penugasan, pra-perjalanan). Untuk risiko berlanjut, ulang tiap 5 tahun agar titer protektif tetap terjaga.
Keamanan & perhatian ringkas:
Reaksi pasca vaksinasi umumnya tanpa keluhan hingga ringan–sedang dan sementara (1–3 hari): nyeri/kemerahan/bengkak di lokasi suntik, lelah, nyeri otot, sakit kepala, demam ringan.
Penanganan: kompres dingin, hidrasi, istirahat; analgesik/antipiretik OTC sesuai saran tenaga kesehatan.
- Catatan kehati-hatian (jarang): reaksi alergi berat terhadap komponen vaksin; pertimbangkan rute dan teknik pada gangguan perdarahan/antikoagulan (tekan lebih lama setelah IM).
Komposisi Vaksin MenQuadfi (ringkas)
Satu dosis (0,5 mL) mengandung:
- Polisakarida kapsular meningokokus A, C, W, Y yang dikonjugasi ke toksoid tetanus (TT).
- Ajuvan/eksipien sesuai formulasi; tanpa komponen hidup.
Pemberian MenQuadfi dengan Vaksin Lain
MenQuadfi (MenACWY, non-live) dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain seperti influenza inaktif, pneumokokus (PCV/PPSV), COVID-19, Tdap, hepatitis A/B, HPV, selama lokasi suntik berbeda (mis. deltoid kiri/kanan) dan syringe terpisah.
Untuk vaksin hidup (mis. MMR/Varicella), MenACWY boleh bersama hari yang sama atau kapan saja—aturan jeda 4 minggu berlaku antarsesama vaksin hidup, bukan dengan vaksin non-live seperti MenQuadfi.
Pada jadwal padat, koadministrasi membantu mengurangi kunjungan tanpa menurunkan respons imun yang bermakna. Harapkan reaksi lokal dan keluhan sistemik ringan mungkin sedikit lebih terasa saat beberapa vaksin diberikan di hari yang sama—biasanya ringan & sementara.
Vaksin saat hamil / menyusui:
Kehamilan: non-live; dapat dipertimbangkan pada risiko tinggi paparan (perjalanan ke endemik/KLB, komorbid tertentu) setelah menilai manfaat–risiko. Bila tidak mendesak, dapat ditunda.
Koadministrasi dengan vaksin non-live lain dimungkinkan di lokasi suntik berbeda.
Menyusui: dapat diberikan; tidak mengganggu produksi ASI.
Kemasan :

Merek: MenQuadfi
Diproduksi oleh: Sanofi
Distribusi oleh: Sanofi Group / Mitra Resmi Indonesia
Anjuran Pemberian & Rekomendasi Dosis
Siapa yang Dianjurkan
- Bayi usia 6 minggu - 2 tahun diberikan dengan jadwal khusus
Anak ≥2 tahun, remaja, & dewasa untuk pencegahan meningitis/sepsis meningokokus serogrup A, C, W, Y.
Kelompok risiko medis: asplenia fungsional/anatomis, defisiensi komplemen atau on treatment inhibitor komplemen (mis. eculizumab/ravulizumab), kebocoran cairan serebrospinal, pekerja lab yang terpapar N. meningitidis.
Pelancong: haji/umrah, kawasan “meningitis belt” Afrika, mahasiswa baru/asrama, militer, pekerja kemanusiaan di wilayah KLB.
Siapa yang perlu ditunda/pertimbangkan
Demam ≥38 °C atau penyakit akut sedang–berat → tunda.
Alergi berat/anafilaksis terhadap dosis MenACWY sebelumnya/komponen vaksin (termasuk toksoid tetanus konjugat) → kontraindikasi.
Gangguan perdarahan/antikoagulan (IM deltoid): boleh, namun gunakan jarum kecil & penekanan lebih lama; pertimbangkan risiko memar.
Jadwal & Dosis (ringkas, IM deltoid 0,5 mL)
- Imunisasi primer pada bayi usia 2 bulan - 23 bulan
- Bayi yang menerima dosis pertama MenQuadfi di usia 2 bulan (8 minggu), diberikan sebagai rangkaian 4-dosis pada usia 2, 4, 6, and 12 hingga 18 bulan. Dosis pertama dapat diberikan lebih awal (usia 6 minggu).
- Bayi yang menerima dosis pertama di rentang usia antara 6 hingga 11 bulan, diberikan sebagai rangkaian 2-dosis dengan dosis kedua diberikan pada tahun kedua kehidupan dan setidaknya 3 bulan setelah dosis pertama.
- Bayi yang menerima dosis pertama di rentang usia antara 12 hingga 23 bulan, diberikan sebagai rangkaian 2-dosis dengan dosis kedua diberikan setidaknya 3 bulan setelah dosis pertama.
- Imunisasi rutin/risk-based (anak ≥2 th, remaja, dewasa)
- Satu dosis 0,5 mL IM (dosis tunggal MenQuadfi) untuk memulai perlindungan terhadap serogrup A, C, W, Y.
- Booster: setiap 5 tahun bila risiko paparan berlanjut (perjalanan/tinggal di endemik, asplenia, terapi inhibitor komplemen, pekerja lab).
- Pra-perjalanan (Haji/Umrah/Endemik)
- Berikan ≥14 hari sebelum keberangkatan untuk respons optimal; pastikan masa berlaku sertifikat sesuai persyaratan negara tujuan.
- Catch-up
- Bila belum pernah/riwayat tidak jelas, berikan segera lalu ikuti kebutuhan booster sesuai profil risiko.
Waktu ideal: segera saat ada indikasi (penerimaan asrama, tugas lapangan, pra-perjalanan).
Booster: Untuk perlindungan berkelanjutan pada individu berisiko tinggi berusia 13 tahun ke atas, vaksin booster direkomendasikan 3 hingga 5 tahun setelah seri vaksinasi primer, dan setiap 5 tahun setelahnya.
Koadministrasi (Pada Hari yang Sama)
Dapat bersamaan dengan Influenza, TdaP, Pneumokokus, Hepatitis, HPV, Polio — lokasi suntik berbeda, syringe terpisah.
Tidak perlu jeda khusus dengan vaksin hidup (aturan jeda 4 minggu berlaku antarsesama vaksin hidup, bukan dengan MenACWY non-live).
Siapa yang Perlu Konsultasi Dulu
- Riwayat anafilaksis terhadap vaksin/komponennya.
- Asplenia/defisiensi komplemen/terapi inhibitor komplemen (butuh booster berkala tiap 5 tahun).
- Kehamilan: nilai manfaat–risiko; pertimbangkan tunda bila tidak mendesak.
- Gangguan perdarahan/antikoagulan: IM deltoid boleh dengan jarum kecil & penekanan lebih lama.
Persiapan & Pasca-Vaksin
Bawa riwayat alergi/obat, makan minum cukup, istirahat.
Efek samping umum: nyeri/kemerahan suntikan, lelah, nyeri otot, demam ringan (1–3 hari). Kompres dingin & analgesik OTC bila perlu.
Observasi 10–15 menit pasca suntik; hubungi kami bila gejala berat/berkepanjangan.
Zat Aktif
Nama produk: MenQuadfi – Vaksin meningokokus konjugat serogrup A, C, W, Y (MenACWY-TT)
Tipe: Non-live (inaktif); polisakarida kapsular Neisseria meningitidis serogrup A, C, W, dan Y yang dikonjugasikan ke toksoid tetanus (TT) untuk meningkatkan imunogenisitas dan pembentukan memori imun.
Komposisi per dosis
Satu dosis (0,5 mL, IM) Vaksin Meningitis Konjugat MenQuadfi mengandung kira-kira:
- Polisakarida meningokokus Serogrup A — ~10 µg (terkonjugasi ke TT)
- Polisakarida meningokokus Serogrup C — ~10 µg (terkonjugasi ke TT)
- Polisakarida meningokokus Serogrup W — ~10 µg (terkonjugasi ke TT)
- Polisakarida meningokokus Serogrup Y — ~10 µg (terkonjugasi ke TT)
- Pembawa (carrier): toksoid tetanus (TT) sebagai protein konjugat
- Eksipien (ringkas): larutan penyangga steril (mis. natrium klorida/penyangga), air untuk injeksi
- Tidak mengandung organisme hidup. Tanpa pengawet. Lateks: lihat label kemasan batch terkait.
Sediaan & Penanganan
- Bentuk: larutan injeksi siap pakai dalam pre-filled syringe 0,5 mL (IM, deltoid).
- Penyimpanan: simpan 2–8 °C, lindungi dari cahaya; jangan dibekukan. Kocok perlahan hingga homogen sebelum pemberian.
- Pemeriksaan visual: larutan jernih hingga agak opalesen, tanpa partikel asing. Buang sesuai prosedur limbah medis bila tampak kelainan.
- Rute: IM (deltoid). Jangan diberikan secara IV/SC. Gunakan lokasi suntik berbeda bila koadministrasi.
Kata kunci tercakup: MenQuadfi, MenACWY-TT, meningokokus A/C/W/Y, vaksin konjugat toksoid tetanus, 0,5 mL IM deltoid, non-live, simpan 2–8 °C, tanpa pengawet.
Efikasi & Perlindungan
Bagaimana melindungi:
- MenQuadfi (MenACWY-TT) memicu antibodi bakterisidal (diukur dengan hSBA) terhadap kapsul polisakarida serogrup A, C, W, Y yang dikonjugasikan ke protein toksoid tetanus. Antibodi ini menetralkan bakteri & memfasilitasi opsonophagocytosis, mencegah invasi ke darah & SSP (meningitis/sepsis).
- Vaksin konjugat membantu pembentukan memori imun & respons booster lebih kuat dibanding vaksin polisakarida, serta berpotensi menurunkan kolonisasi nasofaring sehingga mendukung efek komunitas.
Tingkat efektivitas (ringkas):
- Imunogenisitas tinggi pada anak ≥2 tahun, remaja, & dewasa: mayoritas mencapai serorespons hSBA protektif untuk ke-4 serogrup dalam 2–4 minggu setelah 1 dosis.
- Efektivitas klinis terhadap penyakit invasif serogrup A/C/W/Y umumnya tinggi (berbagai studi observasional pada vaksin MenACWY konjugat menunjukkan ~80–95% perlindungan terhadap penyakit invasif yang sesuai serogrup) dengan variasi menurut usia, sirkulasi serogrup, dan waktu sejak vaksinasi.
- Catatan: Vaksin MenQuadfi tidak mencakup serogrup B—pertimbangkan vaksin MenB terpisah bila berisiko.
Onset & durasi proteksi:
- Onset: respons awal mulai terlihat sekitar ~7–14 hari; puncak ~2–4 minggu pasca vaksinasi.
- Durasi: proteksi memadai umumnya bertahan hingga ~5 tahun pada individu dengan risiko berlanjut → anjurkan booster setiap 5 tahun (lebih dini dapat dipertimbangkan bila persyaratan perjalanan/pekerjaan mewajibkan).
MenQuadfi bukan terapi pasca pajanan (Post-exposure Prophylaxis; PEP). Untuk kontak erat kasus meningokokus, tetap pertimbangkan profilaksis antibiotik sesuai pedoman setempat; vaksinasi tetap penting untuk pencegahan jangka menengah.
Kelompok manfaat terbesar:
- Pelancong haji/umrah & kawasan endemik/KLB (butuh sertifikasi & proteksi cepat).
- Asplenia/defisiensi komplemen/terapi inhibitor komplemen (risiko tinggi penyakit invasif; perlu booster berkala).
- Mahasiswa penghuni asrama, militer, pekerja panti/asrama (lingkungan komunal, potensi transmisi tinggi).
- Pekerja lab yang terpapar N. meningitidis & tenaga kemanusiaan di wilayah KLB.
Kata kunci tercakup: MenQuadfi, MenACWY-TT, hSBA, proteksi serogrup A/C/W/Y, onset 2–4 minggu, durasi ~5 tahun, booster, bukan serogrup B, pencegahan meningitis/sepsis.
Indikasi & Posologi
Indikasi
MenQuadfi (MenACWY-TT) diindikasikan untuk pencegahan penyakit meningokokus invasif yang disebabkan oleh Neisseria meningitidis serogrup A, C, W, Y pada:
- Anak ≥2 tahun, remaja, & dewasa (termasuk lansia).
- Kelompok risiko medis: asplenia fungsional/anatomis, defisiensi komplemen (primer/sekunder) atau terapi inhibitor komplemen (mis. eculizumab/ravulizumab), kebocoran cairan serebrospinal, pekerja lab yang terpapar N. meningitidis.
- Indikasi paparan: pelancong ke area endemik/KLB (termasuk haji/umrah), penghuni asrama/markas militer/lingkungan komunal, mahasiswa baru.
Posologi (Dosis & Jadwal)
Rute: IM (intramuskular) pada otot deltoid; jangan IV/SC.
Dosis: 0,5 mL IM, 1× untuk memulai perlindungan serogrup A, C, W, Y.
- Imunisasi primer pada bayi usia 2 bulan - 23 bulan
- Dosis pertama di usia 2 bulan (8 minggu): berikan sebagai rangkaian 4-dosis pada usia 2, 4, 6, and 12 hingga 18 bulan. Dosis pertama dapat diberikan lebih awal (usia 6 minggu).
- Dosis pertama di usia 6 - 11 bulan: berikan sebagai rangkaian 2-dosis dengan dosis kedua diberikan pada tahun kedua kehidupan dan setidaknya 3 bulan setelah dosis pertama.
- Dosis pertama di usia 12 - 23 bulan, diberikan sebagai rangkaian 2-dosis dengan dosis kedua diberikan setidaknya 3 bulan setelah dosis pertama.
- Rutin/Risk-based (anak ≥2 th, remaja, dewasa): 1 dosis 0,5 mL IM.
- Booster: bila risiko berlanjut (asplenia, inhibitor komplemen, pekerja lab, pelancong endemik/komunal), berikan setiap 3-5 tahun.
- Pra-perjalanan (Haji/Umrah/Endemik): berikan ≥14 hari sebelum keberangkatan agar respons optimal; pastikan masa berlaku sertifikat sesuai ketentuan.
- Catch-up (riwayat tidak jelas/belum vaksin): berikan segera lalu ikuti kebutuhan booster sesuai profil risiko.
Catatan Praktis
- Koadministrasi: boleh diberikan pada hari yang sama dengan vaksin non-live (influenza, COVID-19, Tdap, pneumokokus, hepatitis, HPV) dan vaksin hidup (MMR/Varicella) di lokasi suntik berbeda, syringe terpisah.
- Dokumentasi perjalanan: simpan bukti vaksinasi MenACWY untuk keperluan imigrasi/sertifikasi haji–umrah.
- Gangguan perdarahan/antikoagulan: IM deltoid boleh dengan jarum kecil dan penekanan lebih lama paska suntik.
Profil Keamanan Singkat
MenQuadfi adalah vaksin konjugat non-live (MenACWY-TT) dengan profil keamanan baik pada anak ≥2 tahun, remaja, & dewasa. Keluhan umumnya ringan–sedang dan sementara (±1–3 hari).
Efek Samping Umum (0–7 hari)
Lokal (di tempat suntik, IM deltoid):
- Nyeri, kemerahan, bengkak/indurasi, rasa hangat/nyeri tekan. Umumnya ringan & membaik spontan.
Sistemik:
- Lelah, sakit kepala, nyeri otot, demam ringan/meriang, menggigil; kadang mual.
Penanganan mandiri: kompres dingin, hidrasi & istirahat; analgesik/antipiretik OTC sesuai saran tenaga kesehatan.
Reaksi Sedang–Berat (Jarang)
- Demam ≥38,5 °C atau reaksi lokal luas/nyeri hebat — biasanya membaik dalam beberapa hari; evaluasi medis bila menetap.
- Reaksi alergi/anafilaksis sangat jarang → darurat medis.
- Sinkop terkait prosedur suntik: lakukan observasi singkat pasca penyuntikan.
Kontraindikasi & Penundaan
- Kontraindikasi: riwayat anafilaksis terhadap MenACWY/Toksoid Tetanus (TT) atau komponen vaksin.
- Precaution: riwayat alergi berat terhadap lateks (periksa keterangan batch—beberapa sediaan dapat bebas lateks).
- Tunda bila demam ≥38 °C atau sakit akut sedang–berat.
Populasi Khusus
- Imunokompromais/terapi inhibitor komplemen: aman karena non-live; respons antibodi dapat lebih rendah → booster berkala tetap dianjurkan sesuai risiko.
- Kehamilan/menyusui: non-live; dapat dipertimbangkan bila ada risiko paparan tinggi (perjalanan/KLB/pekerjaan). Diskusikan manfaat–risiko.
- Gangguan perdarahan/antikoagulan: IM deltoid boleh dengan jarum kecil & penekanan lebih lama pasca suntik.
Interaksi/Koadministrasi
- Boleh diberikan bersamaan dengan vaksin influenza, COVID-19, Tdap, pneumokokus, hepatitis, HPV serta vaksin hidup MMR/Varicella pada lokasi suntik berbeda & syringe terpisah.
- Tidak perlu jeda waktu khusus dengan vaksin hidup (aturan jeda berlaku antarsesama vaksin hidup, bukan dengan MenACWY).
Setelah Vaksin di Vaxcorp
- Observasi 10–15 menit pasca suntik untuk memantau sinkop/reaksi awal.
- Edukasi tertulis pasca-vaksin & hotline/WA untuk keluhan.
- Dugaan KIPI signifikan akan dievaluasi dan dilaporkan sesuai prosedur.
*Harga vaksinasi per dosis per pax.
*Harga sudah termasuk biaya pelayanan;
Biaya pelayanan termasuk:
Konsultasi & Tindakan Dokter
Alat Habis Pakai
Rekam Medis E-Certificate Vaksinasi
Add-on Kunjungan Klinik (Walk-in): Rp. 0 / pertemuan per dosis
Add-on VIP Layanan vaksinasi di rumah: Rp. 500,000 / kunjungan (DKI Jakarta)
Lokasi:
